8 Tips Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Kulit Anda

Sunscreen atau tabir surya sudah menjadi bagian penting dalam perawatan kulit sehari-hari. Produk ini membantu melindungi kulit dari sengatan matahari, mencegah penuaan dini, dan mengurangi risiko kanker kulit. Di pasaran, produk sunscreen tersedia dalam berbagai bentuk dan merek. Lalu bagaimana cara memilih sunscreen yang tepat?

Berikut 8 tips memilih sunscreen penting yang perlu Anda perhatikan:

1. Perhatikan Nilai SPF (Sun Protecting Factor)

SPF adalah singkatan dari Sun Protecting Factor. Angka ini diperoleh dengan membandingkan dosis minimal UVB yang diperlukan untuk membuat kulit memerah, baik dengan maupun tanpa tabir surya. Pengolesan produk dilakukan sebanyak 2mg per cm² kulit.

Penelitian menunjukkan bahwa tabir surya yang baik memiliki SPF minimal 15. SPF 15 mampu menyerap UVB sebanyak 93,3%. SPF tertinggi yang direkomendasikan adalah SPF 50, yang mampu menyerap UVB hingga 98%. Lalu SPF di atas 50 tidak meningkatkan kemampuan serapan hingga 100% dan justru berisiko menyebabkan iritasi kulit.

2. Pilih PA (Protection Grade for UVA Rays) yang Sesuai

PA menunjukkan tingkat perlindungan bahan terhadap sinar UVA.

PA+ — perlindungan rendah terhadap UVA.
PA++ — perlindungan sedang, cocok untuk kulit normal.
PA+++ — perlindungan lebih baik dari PA++.
PA++++ — perlindungan terbaik terhadap UVA.

Perhitungan PA berasal dari faktor PPD (Persistent Pigment Darkening), yaitu perbandingan lamanya kulit menjadi gelap dengan dan tanpa sunscreen.

3. Broad Spectrum (Spektrum Luas)

Sunscreen dengan label broad spectrum mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus. Kandungan bahan seperti titanium oxide dan zinc oxide bekerja dengan memantulkan sinar UVB.

Sementara itu, bahan kimia seperti padimate O, octyl salicylate, dan phenylbenzimidazole sulfonic acid menyerap UVB secara kimiawi. Untuk perlindungan UVA, bahan seperti oxybenzone, methyl antranilate, dan avobenzone (Parsol 1789) bisa menjadi pilihan. Membaca label produk membantu Anda mengetahui jenis perlindungan yang ditawarkan.

4. Bentuk Sediaan

Sunscreen tersedia dalam berbagai bentuk: krim, lotion, spray, gel, pasta, dan stick. Sunscreen yang khusus melindungi dari sinar UV disebut sunscreen primer. Sementara itu, sunscreen sekunder adalah produk yang sudah tercampur dalam bedak, foundation, BB cream, pelembab, atau whitening lotion.

5. Sunscreen untuk Berenang

Jika Anda berenang, pilih sunscreen berlabel water resistant. Produk ini mampu memberikan perlindungan di dalam air selama 40 menit. Untuk ketahanan lebih lama, pilih very water resistant yang bertahan hingga 80 menit. Setelah itu, sunscreen perlu dioleskan kembali.

6. Kapan Sunscreen Dioleskan?

Oleskan sunscreen 20 hingga 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Waktu ini diperlukan agar produk dapat diserap kulit dan memberikan perlindungan optimal.

7. Gunakan Sunscreen Khusus untuk Anak

Berbagai merek sunscreen untuk anak tersedia di pasaran. Namun, sunscreen baru dianjurkan setelah anak berusia minimal 6 bulan. Tips terbaik ini untuk memilih sunscreen yang mengandung titanium oxide atau zinc oxide (physical sunscreen) karena tidak diserap oleh kulit.

8. Efek Samping Sunscreen

Efek samping dapat berupa iritasi atau alergi, terutama pada individu yang sensitif terhadap bahan aktif, pengawet, atau pewangi. Tanda-tandanya meliputi kulit perih, rasa menyengat, terbakar, atau gatal di sekitar mata. Sunscreen juga kadang memperburuk jerawat.

Jika mengalami gejala tersebut, hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter kulit.

Artikel ditulis oleh:
dr. Ary Widhyasti Bandem, MKes, SpKK FINSDV FAADV
Klinik Surabaya Skin Centre
Jln. Prof. dr. Moestopo No. 175 Surabaya
Telp: 031 599 9595 | 0822 4777 9595