1. Perkembangan Industri Anti Aging
Dalam jangka waktu 20 tahun ini, industri anti-aging dan estetik telah mengalami perubahan secara dramatik, khususnya ketika ada produk topikal baru yang dikembangkan.
Pada tahun 1988, Dr. John J. Voorhees mempublikasikan untuk pertama kalinya penelitian double-blind mengenai efek Retin-A (tretinoin) pada kulit yang mengalami photodamaged. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada 100% partisipan, telah terjadi perbaikan pada tekstur kulit, keriput, dan warna kulit setelah 16 minggu pemakaian.
Saat ini, di era berkembangnya terapi laser dan IPL, meningkatnya prosedur injeksi dan prosedur invasif lainnya, regimen topikal tetap merupakan protokol terapi yang esensial bagi para dokter spesialis kulit (dermatologist).
2. Warna Kulit Asia
Kulit Asia terdiri dari beberapa warna kulit, tentu saja pendekatannya juga berbeda dengan kulit bangsa Eropa yang termasuk skin type 1 sampai 2.
Warna kulit original adalah hitam legam, Asia yang gelap, dan putih terang. Ketiganya merupakan warna yang stabil (stable colour). Warna kulit lainnya (hitam terang, Asia yang terang, putih normal, dan brunettes) merupakan deviasi dari warna-warna original.
Warna kulit yang tidak stabil (unstable colour) memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap terjadinya post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) dan gangguan pigmentasi lainnya, sehingga memerlukan terapi yang lebih agresif dan lebih lama dibandingkan warna kulit yang stabil.
3. Pendekatan Perawatan Kulit
Pendekatan perawatan kulit harus disesuaikan dengan jenis dan warna kulit. Kulit Asia memerlukan perhatian khusus karena rentan terhadap hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Kombinasi antara perawatan topikal, prosedur laser, dan terapi injeksi memberikan hasil optimal bila dilakukan oleh dokter berpengalaman.
4. Sinar Matahari dan Penuaan Kulit
Sinar UV merupakan faktor eksternal utama yang menyebabkan penuaan dini (photoaging). Oleh karena itu, penggunaan sunscreen setiap hari menjadi langkah pencegahan yang paling penting. Kulit yang terlindungi dari sinar matahari akan mempertahankan elastisitas dan kecerahan alaminya lebih lama.
Artikel ditulis oleh:
dr. Putu Riska Paramita, Sp.KK
Klinik Utama Surabaya Skin Centre
Jln. Prof. Dr. Moestopo No. 175 Surabaya
Telp: 031 – 599 9595 | 0822 6122 9595





