Sen – Jum : 09.00–20.00 WIB|Sab : 09.00–18.00 WIB
Jln. Prof. Dr. Moestopo No. 175 Surabaya
sbyskincentre@yahoo.co.id
(031) 599 9595

04
Apr

Mengatasi Penuaan Dengan Teknologi Autologous Platelet Rich Plasma

Kulit kencang, elastis, segar, dan bercahaya adalah dambaan semua orang. Namun sayangnya seiring bertambah nya usia, kulit juga semakin menua. Kulit yang menua ditandai dengan penumpukan sel-sel kulit mati, timbulnya flek, elastisitas kulit yang semakin menurun dan munculnya kerutan pada kulit.

Penuaan kulit akan semakin parah jika ditambah dengan pola hidup yang kurang baik, seperti kurang tidur, merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol. Selain itu, asupan makanan, paparan sinar matahari, serta polusi yang berlangsung terus-menerus juga memiliki peranan dalam mempercepat proses penuaan.

Penuaan kulit, gangguan hormonal serta gaya hidup yang kurang baik juga dapat menyebabkan penipisan rambut/kebotakan yang terjadi lebih dini. Salah satu bentuk kemajuan ilmu pengetahuan di bidang kecantikan dan teknologi adalah diperkenalkannya terapi dengan Autologous Platelet-Rich Plasma(A – PRP), yang memberikan solusi bagi Anda yang ingin memiliki kulit kencang dan elastis sepanjang masa, maupun memiliki masalah rambut yang mengalami kerontokan.

Terapi PRP adalah terapi dengan menggunakan komponen darah dari pasien sendiri (autologus). Darah tersebut nantinya akan diproses untuk menghasilkan plasma darah yang kaya akan platelet (keping darah), yang mengandung berbagai macam faktor pertumbuhan (growth factor) dan sitokin yang dapat menstimulasi proses penyembuhan tulang, soft tissue dan ditengarai juga bekerja sebagai anti aging serta mencegah maupun mengobati penipisan rambut.

Hanya plasma yang kaya akan growth factor tersebut sajalah yang akan diambil untuk dimasukkan kembali kedalam lapisan kulit di wajah pasien maupun kulit kepala yang mengalami kebotakan.

Keunggulan metode ini adalah tingkat kompatibiliti/kecocokan yang sangat tinggi karena serum yang digunakan berasal dari tubuh pasien sendiri. Tingkat kecocokan yang tinggi artinya sangat jarang menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan, seperti reaksi alergi.

PRP telah digunakan sejak tahun 1987 untuk mempercepat penyembuhan pada gigi, kasus tulang dan tindakan bedah plastik. Dalam beberapa tahun belakangan, diketahui bahwa PRP juga memberikan manfaat untuk peremajaan wajah dan kebotakan rambut.

Mekanisme kerja PRP adalah dengan mestimulasi produksi kolagen pada lapisan bawah kulit serta menstimulasi pertumbuhan akar rambut. Kolagen berperan dalam peremajaan sel kulit, sehingga akan menghasilkan tekstur kulit yang lebih kenyal, halus dan muda.

Penggunaan PRP di bidang kecantikan kulit sangat luas, antara lain :

  • Peremajaan wajah
  • Kerutan pada wajah
  • Photo damage
  • Parut luka bekas operasi atau luka robekan
  • Luka bakar
  • Acne scar (bekas jerawat)
  • Menguatkan akar rambut
  • Menutrisi folikel rambut
  • Mengatasi kerontokan rambut

Meskipun perawatan dengan PRP ini relatif sangat aman, terdapat beberapa kondisi medis tertentu yang menjadi perhatian. Oleh karena itulah, meskipun prosesnya sangat mudah, terapi dengan PRP ini harus tetap dilakukan oleh seorang dokter ahli dermatologi (spesialis kulit dan kelamin), yang dapat melakukan evaluasi secara medis untuk memastikan bahwa prosedur ini aman untuk anda.

Selain itu perlu juga diperhatikan bahwa efektifitas PRP akan menurun pada perokok, atau pada pasien dengan pola hidup atau diet yang buruk. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektifitas terapi PRP untuk perawatan kulit anda.

Dianjurkan hal-hal yang perlu dihindari sebagai berikut :

 Tidak/mengurangi konsumsi rokok

 Tidak menggunakan obat-obatan terlarang

 Hindari konsumsi alkohol berlebih

 Hindari obat-obat pengencer maupun pengental darah selama 2 minggu sebelum dan 4 minggu setelah pengobatan.

 Jika mengonsumsi asam lemak omega 3 seperti ikan, krill atau minyak biji rami, sebaiknya dihentikan dulu selama periode yang sama.

Proses perawatan wajah dengan PRP ini sangat sederhana. Darah diambil secara intravena (dari pembuluh darah di ruas lengan) dari pasien sebanyak kurang lebih 10cc, tergantung kebutuhan. Sampel darah yang telah diambil lalu dimasukkan kedalam tabung, kemudian diberi zat activator khusus yang berfungsi menstimulasi platelet dan pembentukan growth factor, yang kemudian akan di sentrifugasi (diputar) di dalam mesin khusus selama kurang lebih 5-7 menit.  Kemudian darah disaring menggunakan alat khusus. Setelah mendapatkan PRP, perawatan pun dimulai.

Terdapat beberapa pilihan teknik aplikasi PRP.Cairan PRP disuntikkan secara halus kedalam lapisan kulit pada bagian wajah ataupun bagian tubuh lain yang ingin di-treatment dengan menggunakan alat mesogun (mesoterapi) sehingga dapat meresap sampai kebagian kulit terdalam.

Selain itu PRP dapat digunakan sebagai serum atau masker yang diaplikasikan setelah perawatan lainnya; yaitu Scarlet maupun Laser Fractional CO 2 . Dalam satu kali kunjungan, proses pengerjaan memakan waktu kurang lebih 1-2 jam tergantung metode perawatan PRP yang dipilih.

Efek samping mesoterapi dengan PRP pada umumnya ringan, meliputi nyeri yang minimal (sebelum tindakan mesoterapi pasien akan diaplikasikan krim anestesi terlebih dahulu), kemerahan dan lebam di area suntik, bengkak terutama daerah kulit tipis misalnya dekat mata.

Efek samping tersebut umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa jam. Setelah terapi PRP, Anda dapat langsung melakukan aktivitas seperti biasa.

Namun hal-hal berikut ini harus anda hindari :

  • Hindari terpapar sinar matahari langsung, selalu menggunakan tabir surya
  • Hindari berendam di air panas, sauna atau pergi berenang selama 2-3 hari setelah treatment
  • Hindari paparan suhu yang terlalu ekstrim (misalnya terlalu panas atau terlalu dingin) selama 2-3 hari
  • Hindari berolahraga atau beraktivitas fisik berat 24 jam pascaterapi
  • Perawatan tambahan seperti peeling, laser dan lainnya dapat dilakukan selama paling tidak 1 minggu setelah PRP Hasil perawatanyang optimal dipengaruhi oleh intensitas Anda dalam melakukan perawatan. Terapi dengan PRP baik untuk peremajaan kulit mau pun terapi penipisan rambut dilakukan secara bertahap, dengan terapi awal minimal 1x/bulan selama 3-4 bulan.

Selanjutnya untuk maintenance peremajaan kulit dikerjakan sesuai usia :

25 – 40 tahun : 1x tiap 3 – 6 bulan

40 – 50 tahun : 1x tiap 2 – 3 bulan

Diatas 50 tahun : 1x tiap 1 – 2 bulan

PRP untuk mengatasi penipisan rambut sebaiknya dilakukan setiap bulan. Hasil akan mulai terlihat dalam 3 minggu pascaterapi dan akan meningkat secara bertahap pada bulan-bulan berikutnya yang ditandai dengan perbaikan tekstur kulit, maupun pertumbuhan rambut.

Ketahanan hasil pengobatan bervariasi, yang umumnya sekitar  9 – 18 bulan. Namun touch-up / maintenance dapat mempertahankan perbaikan tersebut  hingga hampir permanen.

Stay young and beautiful with PRP!

Konsultasikan keluhan Anda untuk mendapatkan penanganan yang tepat di Klinik Surabaya Skin Centre, untuk informasi selengkapnya :

Jl Mayjend Prof. dr. Moestopo 175 (Darmahusada) Surabaya,
Telp. (031) 599-9595, 599-9840
WA. 0822 4777 9595 atau klik di sini.