Sen – Jum : 09.00–20.00 WIB|Sab : 09.00–18.00 WIB
Jln. Prof. Dr. Moestopo No. 175 Surabaya
sbyskincentre@yahoo.co.id
(031) 599 9595

22
Jul

Teknologi ‘laser medicine’ mampu menghapus tato

Surabaya- KoPi | Tato atau rajah kulit sudah dikenal manusia sejak jaman dulu. Awalnya, tato menjadi simbol keagamaan atau status sosial. Meski demikian, sebagian masyarakat terutama muslim, tato merupakan fakta negatif. Oleh karenanya masalah penting itu adalah bagaimana menghapus tato secara baik berdasar prosedur dermatologi?

Karena itu, masyarakat menganggap memiliki tato dapat mengancam masa depan mereka. Mereka yang sudah memiliki tato, terkadang juga ingin menghapus tato dengan alasan ingin mengubah image mereka dengan atau karena tato tersebut dianggap tak lagi sesuai.

Dengan kemajuan teknologi, menghilangkan tato merupakan hal yang mudah. Proses penghilangan tato dengan laser membuat kulit yang terpapar tato kembali seperti sedia kala. Surabaya Skin Centre sebagai klinik spesialis kulit dan kelamin terbaik di Surabaya memiliki teknologi yang memadai untuk penghilangan tato.

“Salah satu layanan utama kami adalah teknologi laser yang lengkap dan modern. Dengan teknologi ini, tato permanen bisa dihilangkan tanpa meninggalkan bekas sama sekali,” ungkap Winda, Marketing Executive Surabaya Skin Centre.

Winda menceritakan, salah satu kasus penghilangan tato yang pernah ditangani Surabaya Skin Centre adalah kasus gendam tato wajah pada Oktober 2008 lalu. Saat itu, media nasional memuat berita mengenai korban penggendaman dengan modus yang aneh. Korban tidak diminta menyerahkan hartanya, tetapi justru diminta menato wajah mereka. Beberapa korban dijanjikan, dengan menato wajah mereka, mereka akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Kejadian tersebut sempat menghebohkan dan membuat resah masyarakat. Para korban, meskipun tidak mengalami kerugian material, juga harus menanggung malu karena wajah mereka dikhawatirkan menanggung bekas permanen. Masa depan mereka juga terancam karena masyarakat masih mengkonotoasikan tato dengan stigma negatif.

Untungnya, kekhawatiran para korban tersebut terpulihkan pada Februari 2009. Pemerintah daerah dari kota para korban tersebut memberi bantuan pengobatan dan perawatan wajah bagi para korban. Mereka dirujuk untuk menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo.

Namun, karena RSUD Dr.Soetomo tidak memiliki peralatan yang memadai untuk penghilangan tato tersebut, para korban akhirnya ditangani oleh tim dokter spesialis kulit dan kelamin dari Surabaya Skin Centre yang memiliki peralatan lebih lengkap. Dengan menggunakan teknologi laser yang dimiliki Surabaya Skin Centre, wajah korban gendam tato tersebut bisa kembali bersih seperti semula.

“Dibandingkan klinik kecantikan lain, Surabaya Skin Centre merupakan klinik spesialis kulit dan kelamin dengan peralatan paling lengkap dan modern di Indonesia Timur. Selain itu, kami juga ditangani langsung oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Karena itu, kami sering menjadi rujukan bagi rumah sakit-rumah sakit yang menghadapi kasus penyakit kulit dan kelamin,” jelas Winda. | A. Ginanjar

 

Sumber: KoranOpini.com

Edited: Proyeksi Indonesia